Jatuh Tempo 20 November 2019, tapi Telat Lapor SPT Masa Pajak Penghasilan?

December 12, 2019


Dirjen Pajak Suryo Utomo/Foto: Danang Sugianto/detikFinance

Menurut PENG - 08/PJ.09/2019, pada tanggal 20 November 2019 telah terjadi gangguan aplikasi yang mengakibatkan wajib pajak tidak dapat menyampaikan SPT melalui e-Filing. Dengan demikian, keluarlah Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-19/PJ/2019 & KEP-692/PJ/2019.

Wajib Pajak sebagaimana dimaksud yaitu Wajib Pajak yang diwajibkan untuk menyampaikan SPT Masa Pajak Penghasilan melalui saluran tertentu (e- Filing):
 
a. Tidak dapat menyampaikan SPT Masa Pajak Penghasilan Masa Pajak Oktober 2019 melalui lama Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 20 November 2019;
 
b. Menyampaikan SPT Masa Pajak Penghasilan Masa Pajak Oktober 2019 pada tanggal 21 November 2019 sampai dengan tanggal 26 November 2019 dalam bentuk dokumen elektronik melalui saluran tertentu (e-Filing), cara langsung, pos dengan bukti pengiriman surat, atau perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat.

Seharusnya, wajib Pajak yang menyampaikan SPT Pajak Penghasilan Masa Pajak Oktober 2019 memiliki batas waktu sampai 20 November 2019. Namun, apabila baru melaporkannya pada 21 November 2019 sampai tanggal 26 November 2019 tidak mendapat pengenaan sanksi administrasi atas keterlambatan penyampaian SPT Masa Pajak Penghasilan. Dengan demikian, bagi wajib pajak yang mengeluarkan STP di bulan Desember ini, dapat menggunakan aturan tersebut.
 
Terhadap sanksi administrasi berupa denda Kepala Kantor Pelayanan Pajak tidak menerbitkan Surat Tagihan Pajak.